2 Hari di Pulau Pisang, Pesisir Barat Lampung


3 hari di akhir pekan lalu (15-18 Nov 2012) kami kembali mengadakan trip ke Lampung Barat. Berangkat dari Bandar Lampung pukul 7 pagi, sampai di pantai Tebakak Krui sekitar pukul 14:00.  Tak ketinggalan makan siang dengan menu sate ikan tuhuk (blue marlin) terlebih dahulu di Serai.

Bang Joni tuan rumah kami, menyambut di Tebakak. Saya sempat mengobrol banyak dengan bang Joni dan pak Pardi (salah seorang nahkoda kapal setempat) tentang keadaan pulau Pisang. Tepat pukul 15:00, perahu penumpang berangkat dari pantai Tebakak. Kurang dari 30 menit kami sudah sampai di pulau Pisang yang sebentar lagi akan menjadi kecamatan sendiri di bawah kabupaten Pesisir Barat yang akan diresmikan segera.

Tak membuang waktu, kawan-kawan segera keluar rumah bang Joni untuk jalan-jalan di sekitar dusun Pasar. Memotret dan berjalan di tepian pantai. Dan yang paling seru adalah menjeburkan diri ke lautnya yang jernih sampai magrib datang.

Rumah yang ditempati bang Joni adalah rumah tembok yang lumayan tua. Jendela dan pintunya sudah jarang ditemui di perkotaan. Banyak perabotan tua di dalamnya. Ada 1 kamar mandi, 1 WC ala kadarnya dan 1 sumur tanpa pompa. Ada 2 kamar tidur yang disediakan untuk kami. Malam itu kami semua nyenyak tidur di rumah bang Joni🙂

Pagi hari 16 Nov, kawan-kawan jalan kaki ke arah dusun Labuhan. Di sana ada kapal besar yang karam. Melewati perkampungan dengan rumah panggung kayu dan tembok yang sebagian sudah tidak dihuni lagi. Saling sapa dengan penduduk setempat dan foto-foto di beberapa rumah yang unik, sungguh menyenangkan.

Saya memutuskan untuk memisahkan diri dan mencari sekolah SD peninggalan Belanda yang pernah saya kunjungi sebelumnya. Sampai di sekolah tersebut, tampak beberapa murid yang sedang bermain menunggu masuk kelas. Tampaknya sekolah ini sedang direhab di beberapa bagian.

Siang hari setelah main-main terakhir kalinya di pantai kami disuguhi gulai taboh dan tak ketinggalan tempe goreng pesanan Michael🙂 Tak terasa waktu berlalu cepat, harus meninggalkan pulau segera karena perahu meninggalkan pulau pukul 2 siang.

Berjalan menuju Labuhan, seorang bapak memberitahu kami perahu sudah berangkat lebih awal karena kawatir hujan. Kami pun harus menyewa perahu untuk kembali ke Tebakak.  Di bawah hujan deras kawan-kawan masih sanggup tertawa dan becanda. Laut tampak teduh diguyur hujan. Sampai jumpa pulau Pisang di lain waktu.

Foto-foto:

15 November 2012:

tuhuk

Siap melanjutkan perjalanan menuju Tebakak setelah menyantap sate ikan tuhuk.

jalan sore

Jalan sore di pantai pulau Pisang

loncat

ayoo loncat….. & Be Happy🙂

Fanessa

Fanessa memperagakan cara menyelam di tepian pantai😉

silat

Liberti dan Vani: “Selain renang dan motret, kita bisa berlatih silat di sini”😉

santai

Santai di atas papan surfing

Vani

mandi sore sebelum tidur

Vani 2

Serunya main bersama ombak

vani 3

Vani, “Ini cara surfing yang aman..”😀

Liberti 2

Liberti. “Saya senang bermain dengan ombak….”

Liberti

Ombak…., siapa takut??

Heri 2

Bergaya ala surfer

16 November 2012

jalan kaki

Jalan kaki mengitari pulau di pagi hari juga mengasikkan.

rumah kosong

Duduk-duduk di satu rumah besar yang tak berpenghuni.

Michael

Michael sedang berjemur di pantai

Michael 2

“Kalian beruntung punya kulit gelap”, ujar Michael.

loncat

Heri loncat dari dermaga

loncat 2

Michael tak mau kalah dengan Heri, loncat juga🙂

makan

Makan siang sebelum pulang

gulai taboh

Gulai taboh dengan kepala ikan

menunggu perahu

Menunggu perahu sewaan untuk kembali ke Tebakak

20 thoughts on “2 Hari di Pulau Pisang, Pesisir Barat Lampung

  1. Pingback: Harta Tersembunyi di Pesisir Barat #Lampung cc @BandarLampung « Keliling Lampung

  2. Pingback: Harta Tersembunyi di Pesisir Barat #Lampung cc @BandarLampung « Keliling Lampung

  3. kapan2 ketempat saya mas di kecamatan lemong g jauh dari tebakak. dsana pantay dan keindahan alamnya g kalah indah dengan pulau pisang.
    saya mahasiswa unila saya siap jika mas dkk mau berkunjung ke tmpat saya, hubungi no saya aja mas, 087899519544

  4. Selamat dan terima kasih atas kunjungan anda semua ke sebuah pulau yang sangat berarti dalam hidup saya. Karena disanalah saya lahir dan besar, setidaknya sampai menamatkan Sekolah Dasar disana.
    Sejarah pulau itu begitu panjang, bahkan kalau dikupas ada sisi heroik2nya juga.
    Btw, rumah orangtua juga masih ada di pulau ini. Tapi saya sendiri sudah lebih dari 4 tahun tidak menginjakkan kaki dipulau ini lagi.
    NitraHafas@gmail.com

  5. Pingback: Pulau Pisang Di Bulan Agustus 2013 | Keliling Lampung

  6. Pingback: 7 Destinasi Wisata Lampung Tahun 2014 Versi Akun @kelilinglampung | Keliling Lampung

  7. Pingback: 7 Destinasi Wisata Lampung Paling Hits Tahun 2014 | CAWAGEH – Blog Berita Lampung

  8. Pingback: 7 Destinasi Wisata Lampung Paling Hits Tahun 2014 | CAWAGEH – Blog Berita Lampung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s