Menengok Mercu Suar Tertinggi se-Nusantara di Tanjung Belimbing


Berawal dari telpon seorang kawan yang memberitahu bahwa ada ajakan dari rombongan Jakarta yang mau berangkat ke Tambling (Tampang – Belimbing) pertengahan Febuari 2013.  Tak berpikiran banyak, saya langsung terima ajakan tersebut dan langsung berangkat tanggal 23 Febuari 2013.

Mercusuar ini dibangun tahun 1879 oleh Raja Belanda Willem III. Posisinya berada di Tanjung Belimbing, Kab. Pesisir Barat, Lampung, yang masuk kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.  Mercusuar itu berfungsi memberi peringatan kapal yang lalu lalang di sekitar Selat Sunda hingga Samudera Hindia. Di kawasan lalu lintas yang cukup sibuk itu, banyak benjolan-benjolan karang berbahaya. 

Meski berusia 130 tahun lebih, mercusuar ini masih terawat dengan baik. Kini mercusuar itu sudah tidak berdiri tegak lurus. Ini karena pada 1883 ketika Gunung Krakatau meletus, bangunan ini dihantam gelombang tsunami setinggi hampir 50 meter. Sejak itu, mercusuar tersebut miring 17 derajat hingga sekarang. Bangunan ini dibangun dengan bahan-bahan yang didatangkan langsung dari Belanda.

Sumber: Radar Lampung

Foto-foto:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s