Maksimalkan Komunitas #FestivalKrakatau #Lampung


(Tribun Lampung, 20 Oktober 2013, hal. 10)

Yopie Pangkey

Travel Advisor & Admin Keliling Lampung

MAKSIMALKAN KOMUNITAS

MEMASUKI tahun penyelenggaran ke 23, ajang Festival Krakatau (FK) yang rutin digelar pemerintah Provinsi Lampung masih menjadi salah satu strategi andalan dalam mempromosikan pariwisata Sai Bumi Ruwa Jurai. Menyandang kegiatan berskala nasional, sudah barang tentu jutaan pasang mata akan ter tuju pada apa yang terjadi selama event berlangsung.

Hanya saja, pemerintah sudah waktunya mulai memikirkan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki rekan-rekan komunitas dalam kegiatan ini. Sebab, menilik apa yang disiapkan panitia dalam rangkaian kegiatan selama festival, belum ada terobosan yang “wah” yang ditawarkan pada event FK.

Saya pikir, mereka (pemerintah) bukan belum paham dan bersikap masa bodoh posisi rekan-rekan komunitas. Namun di sini  terlihat, ada kesulitan dalam membangun jalur komunikasi ke rekan- rekan tadi. Di salah satu kasus misalnya, seper ti ekowisata Kiluan, pemerintah akhirnya tidak bisa menyangkal bahwa ada andil rekan-rekan yang secara independen mempromosikan potensi surga dunia di pesisir Lampung tersebut.

Nah, hal semacam ini yang seharusnya bisa dirangkul dan lebih disinergikan lagi ke depan. Daya jelajah serta pondasi
komunikasi rekan komunitas, apapun itu, tidak bisa dipandang remeh terkait promosi wisata Lampung.

Tengok saja, ketika tahun lalu, dimana ajang pembuka FK, Lampung Tapis Carnival menyedot animo komunitas fotografi dan blogger. Ratusan pehobi foto, tumpah ruah tidak mau ketinggalan untuk sekedar mengabadikan momen yang terpampang di lensa mereka. Lebih lanjut, hasil jepretan mereka pun nantinya akan menyebar lewat blog atau social media.

Tentu ini menjadi upaya promosi masif yang secara tidak langsung didapat pemerintah secara gratis ketika mau merangkul komunitas, dalam hal ini pehobi fotografi. Sebab perlu diketahui, foto memang terlihat sepele, namun gambaran yang dibangun olehnya mampu memainkan imajinasi yang melihatnya dan membuat mereka mengunjungi destinasi wisata di Lampung.

Ditambah lagi, pada kenyataannya tidak sedikit pehobi foto atau blogger yang berburu cerita carnival yang ada di seluruh Nusantara, seper ti dari Sumatera Selatan, Jakar ta, Jogja, dan Surabaya. Sayangnya FK tidak menjangkau mereka. Kebanyakan mereka datang secara pribadi dengan biaya masing-masing.

Terlepas konsep Tapis Carnival memang meniru ide kreatif dari karnival yang terlebih dahulu ada. Lampung harus percaya diri, bahwa tapis merupakan hasil budaya Lampung, dan masyarakat harus bangga akan ini. Dan gelaran ini selalu menjadi event pembuka yang sukses menyedot perhatian khalayak ramai.

Nah untuk tahun ini, inovasi merangkul dan memaksimalkan komunitas mulai dilakukan. Salah satunya melalui ajang triathlon dan Lampung Jazz Festival. Ini bentuk nyata kelompok komunitas bisa bersenyawa dalam proses promosi pariwisata.

Namun untuk tur perjalanan ke Gunung Anak Krakatau, tampaknya tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya. Peserta akan diajak berkeliling untuk menyaksikan kemegahan Krakatau. Padahal bila bisa diajak mendarat, pasti kepuasaan peserta jauh lebih mendalam. (hru)

Tribun Lampung 20 Okt-hal10

Tribun Lampung 20 Okt-hal10

4 thoughts on “Maksimalkan Komunitas #FestivalKrakatau #Lampung

    • kemarin ga banyak meliput acara pembukaan & karnavalnya. Ikut rombongan paramotor soalnya.

      Kalau mereka (komunitas) lebih dilibatkan lagi, bisa tambah nilai plus. Promosi gratis untuk Pariwisata Lampung🙂

  1. Pingback: Lampung Culture & Tapis Carnival 2013 | Keliling Lampung

  2. Pingback: Spirit Krakatau dan Sejarah yang Terabaikan (Lampost, 2013-09-18) | Keliling Lampung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s