Rumah Tradisional di Desa Wana Lampung Timur


Desa Wana di kecamatan Melinting, Lampung Timur, berjarak sekitar 67 km dari kota Bandar Lampung. 7 km dari lapangan Sribawono. Kondisi jalan yang “aduhai” yang membuat perjalanan agak lama dari seharusnya. Tetapi kondisi ini harusnya tidak menyurutkan minat wisatawan yang hobi dengan wisata budaya.

Peninggalan budaya berupa rumah khas Melinting masih banyak dijumpai di sini. Tak terbayang kondisi desa ini 30an tahun lalu, pasti lebih terasa atmosfir tradisionalnya.

Memasuki desa Wana, sangat terasa suasana alami. Banyak pepohonan duku, duren, singkong, pepaya, manggis. Sayang kali ini kami datang tidak di musim buah2 itu🙂 Kondisi jalan membuat mobil yang kami tumpangi harus bergerak lambat. Tetapi saat tiba, kami terpesona dengan keramahan penduduk dan suguhan deretan rumah khas Melinting.

Desa Wana ditetapkan sebagai desa wisata beberapa tahun lalu. Sejak itu sangat sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara yang mampir di Lampung dengan kapal pesiar. Kabarnya sekali datang bisa sampai beberapa bis. Entah berapa lama wisata ini bertahan. Saat saya bertanya ke seorang ibu yang saya foto rumahnya, dia berkata saat ini sudah sangat jarang dikunjungi oleh wisatawan.

Meski kunjungan ini singkat tetapi saya terlanjur jatuh cinta dengan desa ini. Keramahan warganya patut diacungi jempol. Dan ternyata setelah saya cari data di internet, saya dapatkan bahwa kata kunci desa Wana adalah “prinsip hidup, dinamika, dan adaptasi”. Kesenian tari Melinting juga merupakan sebuah perwujudan konsep masyarakat ideal yang menanamkan sikap sopan santun, ramah-tamah, saling menghormati, gotong royong, dan kebersamaan.

Foto:

Muli desa Wana

Muli desa Wana

Teras di salah satu rumah, adem.

Teras di salah satu rumah, adem.

Deretan rumah tradisional.

Deretan rumah tradisional.

Salah satu rumah di desa Wana

Salah satu rumah di desa Wana

Adi, siswa kelas 3 SD tersenyum saat saya foto di pekarangan rumahnya.

Adi, siswa kelas 3 SD tersenyum saat saya foto di pekarangan rumahnya.

Rumah-rumah yang asri dengan berbagai tanaman hias.

Rumah-rumah yang asri dengan berbagai tanaman hias.

Lampu jalan ala pedesaan.

Lampu jalan ala pedesaan.

7 thoughts on “Rumah Tradisional di Desa Wana Lampung Timur

  1. waah, harusnya aku mampir sini juga ya.., cuma foto dari dalam kendaraan aja (dan hasilnya .., fotonya nggak fokus he..he..) , abisnya takut kesiangan sampai Pugung Raharjo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s