Mari Ke Pasar Tradisional Bandar Lampung


Enaknya tinggal di dekat pasar tradisional, kalau mencari sesuatu bisa cepat dapatnya. Termasuk kalau mau hunting foto, tinggal keluar rumah 100an meter sudah sampai di lokasi dan bisa jepret-jepret tanpa was-was karena sudah familiar dengan beberapa pedagangnya🙂

Kehidupan rutin pasar yang penuh warna warni selalu menarik perhatian beberapa kawan pehobi fotografi. Lupakan nyamannya rumah, kita nikmati keadaan pasar yang kumuh, keramahan pedagang dan bisa sekalian belanja. Merasakan kehidupan rakyat yang beraktifitas dari tengah malam untuk mendapatkan beberapa puluh ribu rupiah seharinya.

Asiknya, meski penghasilan mereka pas-pasan tetapi tidak sungkan saat saya ajak mengobrol. Tidak ada rasa canggung meski saya menenteng kamera dslr. Mungkin karena sudah familiar dengan muka saya yang tiap hari hilir mudik di jalanan sekitar pasar😀

Sampai kapan pengalaman jalan-jalan di pasar tradisional bisa kita dapatkan sebelum terganti dengan pasar-pasar modern di kota Bandar Lampung ini? Di sana ada keasikan tersendiri; membumi, apa adanya, terkadang keras dan penuh penuh warna-warni.

Jajanan ala pasar

Jajanan ala pasar

Jajanan ala pasar

Jajanan ala pasar

Tempe di pasar Tamin

Tempe di pasar Tamin

Sayuran di pasar Tamin

Sayuran di pasar Tamin

toko kelontongan dan sayuran di pasar Tamin.

toko kelontongan dan sayuran di pasar Tamin.

Pedagang kue di pasar SMEP

Pedagang kue di pasar SMEP

"sepi di kios sementara", kata ibu pedagang dari pasar SMEP

“sepi di kios sementara”, kata ibu pedagang dari pasar SMEP dengan suara menahan marah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s