Promosi Wisata #Lampung Via Media Sosial


(ANTARA – Indonesia Kini – Daerah – hal. 4 Edisi 11/2/27 November 2013)
Promosi Via Media Sosial
Mempromosikan wisata bisa dengan berbagai cara. Selain melalui iklan TV atau majalah, pertumbuhan pengguna sosial media yang makin pesat juga menjadi salah satu peluang mempromosikannya.
Menurut Yopie Franz, salah satu penggiat komunitas media sosial di Lampung, promosi melalui media sosial terbukti efektif dan berbiaya murah. “Peminat wisata fotografi, snorkeling, atau pecinta alam, cenderung tidak terlalu percaya iklan dan lebih percaya apa kata temannya” kata dia.
Ia memberikan informasi tentang tempat-tempat di Lampung yang dianggap layak dikunjungi, melalui akun facebook, twitter, dan blog Keliling Lampung. Akun tersebut didirikannya pada 4 November 2013, terinspirasi dari akun twiter “Keliling Kemang” yang menginformasikan banyak kegiatan dan tempat berekomendasi baik di Kemang Jakarta kepada para folowernya.
Selama dua tahun tersebut, ia secara tidak langsung telah menjadi perantara informasi pariwisata di Lampung kepada ratusan wisatawan luar yang hendak berkunjung.  Melalui akun sosial media Keliling Lampung, Yopie mengaku berhasil membuka peluang pariwisata baru di beberapa daerah indah di Lampung yang beberapa waktu lalu belum terlalu populer, seperti Pulau Pisang dan Danau Ranau, keduanya di Lampung Barat, atau Batu Layar-Pegadungan di Tanggamus.Setiap hari, Yopie menyisihkan waktu kurang lebih tiga jam untuk berinteraksi melalui online, termasuk menjawab berbagai pertanyaan tentang tempat pariwisata di Lampung.

Yopie menjelaskan, beberapa komunitas menghubungi akun sosial media “Keliling Lampung” miliknya untuk meminta informasi tentang lokasi pariwisata tertentu di Lampung, sekaligus cara dan besaran uang yang harus dikeluarkan untuk menuju ke sana.

Rata-rata dalam sebulan ia selalu menerima rombongan yang hendak melakukan trip ke berbagai tempat yang dia rekomendasikan di akun sosial media “keliling lampung”, minimal dua kali.

“Kalau mereka butuh pemandu, saya alihkan ke beberapa rekan yang kompeten, atau bisa saya sendiri melalui jaringan yang saya punya,” katanya.

Sayangnya, jalur kedatangan turis melalui cara yang dia lakukan belum menjadi perhatian dan dianggap sebagai salah satu peluang oleh Dinas Pariwisata Lampung untuk menjaring wisatawan.

“Pemerintah harus merubah strategi promosi pariwisata di daerah itu dengan lebih mengedepankan peran komunitas melalui sosial media dan blog,” katanya. (Agusta Hidayatullah/Hisar Sitanggang/M. Tohamaksun/Ahmad Wijaya/Rahmad Nasution)
Promosi wisata melalui Media Sosial

Promosi wisata melalui Media Sosial

5 thoughts on “Promosi Wisata #Lampung Via Media Sosial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s