Melupakan Kepenatan Kota di Pulau Tegal, Pesawaran, Lampung


Menghabiskan akhir pekan dan melupakan kepenatan kota bisa dengan melakukan berbagai kegiatan.  Selain ke mal, kita di Lampung sebenarnya punya beberapa pilihan pulau yang bisa dikunjungi. Salah satunya pulau Tegal yang terletak di seberang pantai Ringgung kabupaten Pesawaran.

Mengendarai motor dari pusat kota Bandar Lampung, kita hanya membutuhkan kurang dari 1 jam untuk sampai di pantai Ringgung. Jangan kawatir soal makanan. Di Hanura sebelum Ringgung kita bisa membeli perbekalan untuk santap siang. Ada rumah makan Padang ataupun rumah makan IKA Pindang Kepala Simba. Di RM Ika ini coba beli tempe sambalnya yang maknyos🙂

Tiba di pantai Ringgung kita bisa jumpai beberapa pemilik kapal yang bisa kita sewa seharian. Mereka siap antar kita ke beberapa titik di pulau Tegal yang biasa dikunjungi wisatawan yang ingin snorkel.

Setelah sampai di pulau kita bisa menikmati keindahan dengan cara masing-masing. Duduk-duduk di pantai di bawah rimbunnya pepohonan, foto-foto atau masuk ke air menikmati karang-karang dan ikan-ikan yang lucu. Ingat, jangan sampai injak karang ya. Cari tempat yang dalam untuk snorkel😉

Berikut foto-foto kawan saat di pulau Tegal dan Pasir Timbul antara pantai Ringgung dan pulau.

Penampakan karang dilihat dari perahu

Penampakan karang dilihat dari perahu saat tiba di pulau

Perahu parkir

Perahu parkir

Melupakan kepenatan kota.

Melupakan kepenatan kota.

Duduk di pasir pulau Tegal juga asik :)

Duduk di pasir pulau Tegal juga asik🙂

Seru-seruan :)

Seru-seruan🙂

Bersiap snorkel di pulau Tegal

Bersiap snorkel di pulau Tegal

Mampir Pasir Timbul sebelum kembali ke pantai Ringgung.

Mampir Pasir Timbul sebelum kembali ke pantai Ringgung.

Bagaimana menurutmu pulau Tegal ini?🙂

Lihat juga: Under Water pulau Tegal.

14 thoughts on “Melupakan Kepenatan Kota di Pulau Tegal, Pesawaran, Lampung

  1. Pingback: Melupakan Kepenatan Kota di Pulau Tegal, Pesawaran, Lampung (Under Water) | Keliling Lampung

  2. Ucapkan selamat tinggal pada Pasir Timbul yg bebas dari pembatas/pungutan:

    http://ulunlampung.blogspot.com/2013/12/fokus-pantai-pantai-dalam-cengkeraman.html?m=1

    http://lampung.tribunnews.com/2014/05/27/ini-foto-kafe-apung-di-pasir-timbul-pesawaran

    Per orang tdk tanggung2, Rp10.000. Wajarlah kalau pariwisata bahari di Lampung tdk bisa sesemerbak di Bali, meski diklaim tdk kalah dr Bali. Kalau kita datang dg perahu, seorang pria penjaga akan tergopoh2 datang dr arah Kafe, berdiri berkacak pinggang menatap setiap perahu yg hendak mendekat. Saya yg sempat berfoto saat Pasir Timbul sedang pasang, bahkan diusir oleh pria tersebut yg berdiri di tangga penghubung dr Kafe Keramba ke Pasir Timbul.

  3. Pingback: 7 Destinasi Wisata Lampung Tahun 2014 Versi Akun @kelilinglampung | Keliling Lampung

  4. Pingback: 7 Destinasi Wisata Lampung Tahun 2014 - Keliling Lampung

  5. Pingback: 7 Destinasi Wisata Lampung Paling Hits Tahun 2014 | CAWAGEH – Blog Berita Lampung

    • Agak susah kalau dengan transportasi umum.
      GUdang Garam – Lempasing – Hanura – Pantai Sari Ringgung.
      Kebanyakan carter angkot, antar jemput.

  6. Mau minta info mas. Di pantai sari ringgung, berapa sewa prahu per hari ? Mohon Share no hp tukang prahunya, mks. Apakah ada sewa alat snowkling? Brp harganya? Mks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s